Waspadalah terhadap Flu dan Pilek . . . Musim hujan mulai datang di negeri tercinta kita ini, influenza umumnya banyak terjadi saat pergantian musim kemarau ke musim hujan dan sepanjang musin hujan. Setiap orang bisa terkena sakit flu, tetapi anak kecil, orang lanjut usia, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan mereka yang memiliki penyakit kronis umumnya lebih mudah diserang.
Bukan cuman banjir yang jadi bahaya kalau musim hujan datang. Tapi juga macem- macem penyakit yang biasanya ikut hadir di musim hujan. Risiko penyakit flu semakin tinggi di saat musim hujan, terutama bagi anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya masih dalam tahap perkembangan. Yang sering terjadi di musim hujan adalah banyak kalangan, baik orang dewasa maupun anak-anak yang terserang batuk dan pilek.
Batuk maupun pilek merupakan suatu gejala, bukan penyakit. Batuk adalah suatu refleks pertahanan tubuh untuk mengeluarkan dahak, riak, dan benda asing (misal kacang, dsb) dari saluran nafas, sedangkan pilek adalah suatu gejala adanya cairan encer atau kental dari hidung yang disebut ingus. Batuk dan pilek menyerang saluran pernapasan bagian atas dan seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari.
Tanda dan Gejala Awalnya, flu mirip dengan pilek/selesma dengan hidung meler, bersin dan sakit tenggorokan. Tapi pilek biasanya berkembang perlahan, sedangkan flu cenderung datang tiba-tiba.
Tanda dan gejala umum flu, antara lain : 1. Demam lebih dari 38 derajat C. Anak-anak dengan flu cenderung mengalami demam yang lebih tinggi daripada dewasa, sering lebih tinggi 39-40 derajat C.
Read more...
 Setiap orang memiliki Kolesterol di dalam darahnya, baik diproduksi sendiri oleh tubuh maupun berasal dari makanan. Namun, seringkali kolesterol berlebih diakibatkan pola makan yang tidak sehat, sehingga malah menimbulkan masalah, terutama pada pembuluh darah jantung dan otak.
Kolesterol seringkali menjadi bahan perdebatan. Kolesterol dianggap sebagai kandungan yang tidak baik bagi kesehatan. Akibatnya, banyak orang berusaha menghindari makanan tertentu hanya dengan alasan kolesterol tinggi. Apakah semua kolesterol itu buruk? Ini hanyalah mitos. Kolesterol tidak selamanya buruk bagi kesehatan.
Anggapan mengenai tingginya kolesterol dalam darah hanya bisa terjadi pada manula atau mereka yang usianya sudah kepala empat, ini juga salah besar. Menurut dr. Suyanto Sidik Sp.PD dari RS Internasional Bintaro, Banten, kolesterol tinggi bisa terjadi pada usia muda, bahkan di usia belasan.
Kolesterol yang berlebihan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah akan menimbulkan aterosklerosis, yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah, yang biasanya terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, organ vital lainnya dan lengan serta tungkai. Kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang dapat menimbulkan serangan jantung dan stroke.
Read more...
|
 Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan yang lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.
Apa kolesterol sebenarnya? Kolesterol adalah molekul sejenis lipid yang ditemukan dalam aliran darah dan sel tubuh. Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kelebihan kolesterol dapat mengakibatkan penumpukan lemak dalam darah yang dapat menyumbat pembuluh darah. Pada akhirnya, jantung dan otak akan kekurangan pasokan darah yang dapat menimbulkan risiko serangan jantung dan stroke.
Ada berapa jenis kolesterol ?
Pertama, low density lipoprotein (LDL) yang disebut pula kolesterol jahat.
Read more...
 Penyakit maag, yang dalam istilah medis dikenal sebagai gastritis, mungkin pernah dialami oleh banyak orang. Penyakit gastritis merupakan salah satu penyakit pada lambung dengan gejala utamanya adalah nyeri pada ulu hati. Gejala umum dari gastritis adalah berupa perasaan tidak enak pada ulu hati yang terkadang disertai dengan mual dan muntah. Maag, dari sudut pandang kedokteran, merupakan sindrom dispepsia. DR. dr. Marcellus Simadibrata K., Sp.PD-KGEH, menyebutkan, "Sakit maag merupakan istilah awam untuk sindrom dispepsia". Sindrom dispepsia merupakan kumpulan gejala dari penyakit saluran cerna atas yang terdiri dari rasa sakit di ulu hati dan rasa tidak nyaman di ulu hati. Rasa sakit dan tidak nyaman ini biasanya berupa nyeri di ulu hati, kembung, mual, muntah, nafsu makan menurun, rasa cepat kenyang sehabis makan dan muncul sendawa, kadang disertai gejala pusing atau mabuk, jantung berdebar-debar, wajah pucat. Bahkan, orang yang menderita luka atau tukak lambung-duodenum dan tumor atau kanker lambung-duodenum akan terlihat pucat, muntah-muntah hebat, muntah atau buang air besar campur darah hitam, berat badan menurun, serta syok karena pendarahan. Staf Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM ini mengatakan bahwa maag disebabkan oleh penyakit lambung atau penyakit saluran cerna bagian atas atau penyakit organ-organ di sekitar saluran cerna atas. Pada umumnya penyakit maag dapat disembuhkan. Tentu penderita harus tekun berobat, mengatur pola hidup, pola makan dan minum.
Read more...
|