Peran Habbats Terhadap Narkoba (3)
PERAN HABBATUSSAUDA (BLACKSEED) DI DALAM MEMERANGI KECANDUAN NARKOBA JENIS OPIUM (Bagian 3-Tamat)

III. Efek Habbatussauda terhadap Kecanduan Narkoba jenis Opium Seorang peneliti yang bernama Dr. Sibghatullah Sangi, dari Department of Pharmacology, Fatima Jinnah Dental College, Bhittai Colony, Korangi Creek, Karachi, membuat penelitian dengan judul : A New and Novel Treatment of Opioid Dependence : Nigella sativa 500 mg. Penelitian tersebut mencoba mengetahui efek habbatussauda dalam membantu para pecandu narkoba jenis opium melepaskan diri dari ketergantungan obat. Penelitian dimuat di Jurnal Ayyub Med Coll Abbotabad, 20(2) tahun 2008 Di sini akan dipaparkan beberapa hal penting mengenai penelitian atau riset tersebut. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit terhadap 50 penderita kecanduan heroin. Lamanya penelitian 12 minggu atau sekitar tiga bulan. Pasien diisolasi di Rumah Sakit untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan seperti diam-diam mengkonsumsi narkoba lain, terjadi sakau yang hebat, dan lain sebagainya. Penderita peserta penelitian semuanya laki-laki yang secara suka rela mengikuti program ini dan dievaluasi baik harian maupun mingguan. Umur mereka berkisar antara 21 hingga 45 tahun dan telah menggunakan narkoba dalam hal ini heroin dengan dosis ¼ hingga ½ gram (dosis jalanan) per hari dengan rata-rata lama penggunaan selama 5 tahun. Semua peserta penelitian yang merupakan pecandu narkoba diberikan biji habbatussauda yang dibeli di Majid Brothers, Lajpat Road, Hyderabad. Biji tersebut digiling dengan mesin hingga menjadi bubuk. Semua peserta diberikan dosis 500 mg, sehari masing-masing 3 kali. Kemudian setiap hari peserta dievaluasi tekanan darah, nafsu makan, asupan kalori, tingkat kecemasan, berat badan, suhu badan, pola tidur, partisipasi dalam bersosialisasi, suasana hati, kesabaran, dan segala aspek yang berkaitan dengan efek dari kecanduan. Penilaian dilakukan dengan memberikan skor pada tiap parameter yang diukur. Dari skor ini lantas diambil satu kesimpulan yang berkaitan dengan efek pemberian habbatussauda dengan dosis 3 kali 500 mg. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam rentang waktu 3 bulan tersebut habbatussauda memberikan efek menguntungkan dengan adanya perbaikan kualitas fisik maupun psikis. Adanya peningkatan asupan kalori, nafsu makan dan juga perbaikan pola tidur walaupun tanpa pemberian penenang. Tekanan darah, pernafasan, suhu tubuh, denyut jantung dan tanda vital lainnya menunjukkan angka normal yang mengindikasikan habbatussauda tak berefek samping terhadap tanda vital fisik para peserta. Gejala psikis seperti kecemasan, gelisah dan juga seringkali diiringi gemetar berkurang dengan signifikan yang dijabarkan dalam bentuk skor kualitatif. Kewaspadaan, keceriaan, ketenangan, kesabaran, relaksasi, respon berpikir jernih serta kemauan untuk bersosialisasi menunjukkan peningkatan skor. Hal ini sangat bermanfaat bagi pecandu yang biasanya menarik diri dari masyarakat, cenderung gelisah, selalu curiga, apatis, lesu dan tidak peduli pada lingkungan sekitarnya.
Read more...
Peran Habbats Terhadap Narkoba (2)
PERAN HABBATUSSAUDA (BLACKSEED) DI DALAM MEMERANGI KECANDUAN NARKOBA JENIS OPIUM (Bagian 2)

II. Habbatussauda/Jintan Hitam (Blackseed), Nigella sativa Habbatussauda berasal dari bahasa Arab, dari kata Habbah yang berarti biji, dan sauda yang berarti hitam. Yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Biji Hitam atau Jintan Hitam, dan dalam bahasa Inggris disebut Black Seed atau Black Cumin, dan bahasa latinnya Nigella sativa. Habbatussauda termasuk family Ranunculaceae, yang merupakan tumbuhan dengan bunga yang berwarna putih kebiruan. Tinggi pohonnya bisa mencapai 50 hingga 60 cm. Bijinya yang berwarna hitam, awalnya berwarna putih, lalu seiring dengan proses pematangan biji warnanya menjadi hitam. Bijinya kecil, seperti biji wijen dengan rasa yang khas, agak pahit, pedas dan seringkali pengar di tenggorokan. Diriwayatkan dalam Shahih Al Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Salamah, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda : "Hendaknya kalian mengkonsumsi Habbatussauda (jinten hitam), karena di dalamnya mnengandung obat untuk segala jenis penyakit, kecuali As Saam." As Saam adalah kematian. Di dalam kitab Thibbun Nabawi, Ibnul Qoyyim Al Jauziyah menuliskan: Jintan Hitam memiliki banyak khasiat. Arti sabda Nabi saw ‘obat dari segala jenis penyakit', seperti firman Allah: "menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Rabb-nya" yakni segala sesuatu yang bisa hancur. Banyak lagi ungkapan-ungkapan sejenis. Jintan hitam memang berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas karena factor temporal. Jintan hitam bisa menyalurkan energi obat dingan dan basah ke sumber penyakit dengan amat cepat, bila dikonsumsi sesuai kadarnya. Di dalam dunia medis modern, habbatussauda telah diteliti baik kandungan maupun khasiatnya melalui serangkaian riset. Hasil dari riset dan penelitian tersebut ternyata makin hari makin membuktikan bahwa apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw tersebut benar adanya.
Read more...
|
Peran Habbats Terhadap Narkoba (1)
PERAN HABBATUSSAUDA (BLACKSEED) DI DALAM MEMERANGI KECANDUAN NARKOBA JENIS OPIUM (Bagian 1)
I. Pendahuluan Sebagaimana telah dipahami, bahwa generasi muda merupakan generasi penerus yang nantinya akan mengambil peran penting di masa depan. Satu bangsa bisa berharap banyak di masa depannya apabila generasi mudanya dapat diandalkan. Namun apabila generasi muda dari satu bangsa mengalami kemunduran dan kerusakan, maka nasib masa depan bangsa tersebut terancam. Salah satu hal besar yang mengancam kondisi generasi muda adalah penyalahgunaan obat terlarang yang lebih dikenal dengan ‘Narkoba'. Narkoba meracuni generasi muda sehingga menjadi generasi yang sama sekali lumpuh tak berdaya. Selain hidupnya tak bermakna, korban narkoba dihantui dengan serangkaian penyakit mematikan yang ditularkan melalui penggunaan alat-alat suntik ataupun alat lainnya. Pemakai narkoba selain dirusak otak dan akalnya, secara fisik rentan terhadap penyakit-penyakit besar sebagai akibat aktifitas penggunaan obat terlarang tersebut. Beberapa penyakit di bawah ini kerapkali mengancam nyawa pemakai narkoba :
- Hepatitis
- Sirrosis Hepatis
- TBC Paru
- Kanker
- HIV/AIDS
- Psikosis, dlsb
Penyakit tersebut menyebabkan kualitas hidup penderitanya menurun. Hidup hanya sekadar ‘pokoknya hidup'. Tidak memiliki cita-cita, tidak dapat berprestasi, tidak memiliki daya juang, bahkan maksimal yang bisa diperjuangkan hanyalah bertahan hidup dengan kualitas rendah. Itupun tidak bisa mandiri dan sangat bergantung/dependent kepada pertolongan orang lain.
Read more...
Kurma Untuk Ibu Hamil
"Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk (Nya). Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahmaan, 55 : 10-13).
Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern:
- Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.
- Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya. Dalam Al-Qur'an Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini." (QS. Maryam : 25-26).
Read more...
|